Spesifikasi
| Penampilan: | Putih ke bubuk putih |
| Uji (NMR): | 98,0% mnt |
| HNMR: | Sesuai |
| Kadar air: | 1,0% maks |
Informasi transportasi
|
Parameter |
Spesifikasi |
|
Nomor PBB |
|
|
Kelas |
|
|
Grup pengepakan |
|
|
Kode HS |
2932999099305 |
|
Stabilitas & Reaktivitas |
Produk ini stabil secara kimia dalam kondisi ambien standar. |
|
Penyimpanan |
Disegel dalam kering, simpan di freezer, di bawah -20 derajat |
|
Kondisi yang harus dihindari |
|
|
Kemasan |
Aplikasi
1. Kunci perantara dalam sintesis nukleosida dan antivirus
2-C-metil-d-ribono-1,4-lakton adalah blok bangunan kritis dalam sintesis nukleosida yang dimodifikasi dan analog nukleotida, banyak di antaranya digunakan sebagai agen antivirus dan antikanker.
Ini sangat penting dalam sintesis:
Sofosbuvir (obat antivirus HCV)
Turunan ribavirin
Nukleosida yang dimodifikasi untuk inhibitor RNA polimerase yang bergantung pada RNA
Substitusi metil pada posisi 2 menjadikannya berguna untuk mensintesis gugus gula-C-metilasi, suatu fitur yang meningkatkan stabilitas metabolisme dan potensi banyak senyawa antivirus.
2. Bahan awal untuk sintesis c-nucleoside
C-nukleosida berbeda dari nukleosida reguler di mana gula dan basa dihubungkan melalui ikatan karbon-karbon (C-C) alih-alih ikatan glikosida (C-N atau C-O).
Struktur ini menawarkan resistensi yang lebih besar terhadap pembelahan enzimatik, membuatnya lebih tahan lama dalam sistem biologis.
2-C-metil-D-Ribono-1,4-lakton sering digunakan untuk membangun bagian gula dalam c-nucleosides ini karena kekakuan strukturalnya dan kemudahan turunannya.
3. Chiral Intermediate dalam sintesis organik
Fungsi stereocenter dan lakton berganda menjadikannya bahan awal kiral yang ideal dalam sintesis asimetris.
Dapat digunakan untuk menghasilkan berbagai molekul kiral dengan aktivitas biologis, seperti:
Heterocycles
Senyawa polihidroksilasi
Analog gula
4. Penelitian dalam kimia karbohidrat dan asam nukleat
Digunakan secara luas dalam penelitian akademik dan industri untuk dipelajari:
Konformasi gula
Pengembangan analog nukleotida
Mekanisme aksi untuk obat antivirus
Juga berguna dalam studi transformasi enzimatik dan reaksi glikosilasi.
Manfaat
1. Selektivitas tinggi dan fleksibilitas fungsional
Kelompok metil pada C-2 menciptakan regioselektivitas dan stereoselektivitas dalam reaksi hilir, yang menyederhanakan sintesis senyawa bioaktif yang ditargetkan.
Cincin laktonnya dapat dengan mudah dibuka dalam kondisi ringan, menawarkan akses ke berbagai asam gula rantai terbuka.
2. Peningkatan bioaktivitas dalam senyawa akhir
Turunan dari gula 2-C-metil sering menampilkan sifat biologis yang ditingkatkan, termasuk:
Farmakokinetik yang lebih baik
Permeabilitas sel yang lebih besar
Peningkatan resistensi terhadap degradasi
Ciri -ciri ini sangat penting untuk kandidat obat yang menargetkan enzim virus seperti RNA polimerase.
3. Tersedia secara komersial dan dapat diukur
Senyawa ini tersedia dalam kemurnian tinggi dari beberapa pemasok kimia.
Ini dapat diskalakan, membuatnya cocok untuk sintesis skala laboratorium dan produksi obat industri.
4. Ramah lingkungan
Menjadi turunan gula, biasanya tidak beracun, terbiodegradasi, dan berasal dari sumber daya terbarukan.
Penggunaannya berkontribusi pada lebih banyak pendekatan kimia hijau di manufaktur farmasi.
Kesimpulan
2-C-metil-D-Ribono-1,4-lakton (CAS 492-30-8) adalah perantara kimia yang berharga dan serbaguna, terutama dalam sintesis nukleosida dan pengembangan obat antivirus. Strukturnya yang unik menawarkan keunggulan dalam sintesis kiral, aktivitas biologis, dan stabilitas farmakologis. Ini banyak digunakan dalam industri farmasi, terutama untuk sintesis inhibitor C-nucleosides dan RNA polimerase, dan terus menjadi landasan dalam penelitian kimia obat modern.
Tag populer: 2-C-Methyl-D-Ribono-1,4-Lactone 丨 CAS 492-30-8, China 2-C-Methyl-D-Ribono-1,4-Lactone 丨 CAS 492-30-8 Produsen, Pemasok, Pabrik, 141-82-2, 15115-60-3, 59-23-4, CAS 18162-48-6, CAS 65-46-3, CAS 67843 74 7

